Nabi Isa Melihat Pencuri

“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Isa bin Maryam melihat seorang laki-laki mencuri, ia pun berkata, “Apakah engkau mencuri?” laki-laki itu berkata, “Tidak, Dzat yang tidak ada Tuhan selain Dia! ” Isa lalu berkata, “Aku beriman dengan Allah dan mendustai penglihatanku.”
(HR. Ibnu Majah)

Lari Kecil Disekeliling Ka’bah

“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada para sahabatnya ketika hendak memasuki kota Makkah guna mengerjakan umrah setelah dilakukannya perjanjian Hudaibiyah, ‘Sesungguhnya kaum kalian besok akan melihat kalian. Maka perlihatkanlah kekuatan kalian pada mereka.’ Ketika mereka memasuki Masjidil Haram, mereka lantas mengusap rukun (Hajar Aswad) dan berlari-lari kecil disertai Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang bersama mereka. Dan ketika sampai pada rukun Yamani, mereka berjalan sampai rukun Hajar Aswad, kemudian berlari-lari kecil lagi hingga mencapai rukun Yamani. Kemudian mereka berjalan lagi Hingga Hajar Aswad. Dan itu dilakukan tiga kali. Kemudian mereka berjalan di empat putaran yang tersisa.”
(HR. Ibnu Majah)

Bacaan Setelah Sholat Yang Diajarkan Rasulullah

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Shalih, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Wahb, telah menceritakan kepadaku ‘Ayyasy bin ‘Uqbah Al Hadhrami, dari Al Fadhl bin Al Hasan Adh Dhamri, bahwa Ummu Al Hakam atau Dhuba’ah dua anak wanita Az Zubair bin Abdul Muththalib telah menceritakan kepadanya dari salah seorang dari mereka berdua bahwa ia berkata;
 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mendapatkan tawanan perang, kemudian aku pergi bersama saudariku dan Fathimah binti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Kemudian kami mengeluhkan kepada beliau apa yang kami alami, dan kami meminta beliau agar memerintahkan agar kami diberi sebagian tawanan tersebut. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Kalian telah didahului anak-anak yatim Badr. Akan tetapi akan aku tunjukkan kepada kalian sesuatu yang lebih baik bagi kalian daripada hal tersebut. Kalian bertakbir kepada Allah setiap selesai sholat sebanyak tiga puluh tiga kali, bertasbih tiga puluh tiga kali, bertahmid tiga puluh tiga kali, dan LAA ILAAHA ILLALLAAHU WAHDAHU LAA SYARIIKALAH LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QADIIR.” ‘Ayyasy berkata; mereka berdua adalah anak wanita paman Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.
HR. Abu Daud

Air Susu Berasal Dari Surga

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar, telah menceritakan kepada kami Mu’adz bin Hisyam, telah menceritakan kepada kami bapakku dari Qatadah dari Syahr bin Hausyab dari Abu Hurairah bahwasanya; Sekelompok orang dari kalangan sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata, “Al Kam`ah adalah cacarnya orang-orang Anshar.” Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Al Kam`ah berasal dari Al Mann. Dan airnya mengandung kesembuhan bagi penyakit ‘Ain. Air susu berasal dari surga, dan ia adalah obat untuk menghilangkan racun.” Abu Isa berkata; Ini adalah hadits hasan.
HR. Tirmidzi

Tata Cara Ruqyah Rasulullah

Telah menceritakan kepada kami Zuhair bin Kharb dan Utsman bin Abu Syaibah mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Sufyan bin ‘Uyainah dari ‘Abdu Rabbih bin Sa’id dari ‘Amrah dari Aisyah ia berkata, “Jika ada orang yang mengeluhkan sakit, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam meludah ke tanah lalu berdoa: ‘TURBATU ARDHINAA BIRIIQATI BA’DHINAA YUSYFAA SAQIIMUNAA BI IDZNI RABBINAA (Ini adalah debu tanah kami, dengan ludah sebagian kami maka tersembuhkan orang sakit kami dengan izin Tuhan kami) ‘.”
HR. Abu Daud

Mari Istighfar

Istighfar

Bismillaah…
Siapa sih di dunia ini yg gak pernah berbuat salah?
Dengan taubat, Allah menghapuskan segala dosa…
.
“Katakanlah : ” Wahai hamba-hamba-Ku yg melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah”. (QS. AZ Zumar : 53)
.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Seluruh anak Adam berdosa, dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah yang bertaubat” (HR Ibnu Majah)
.
Dalam hadits qudsi, Allah berfirman :
.
“Wahai hamba-hambaKu, sesungguhnya kalian berdosa siang dan malam, dan Aku maha mengampuni dosa, maka mintalah ampunan kepadaKu niscaya Aku akan mengampuni kalian” (HR Muslim)
.
#

Berjuang Dijalan Allah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Sebaik-baik kehidupan manusia adalah seorang laki-laki yang memegang kendali kudanya dan bergegas untuk berjuang di jalan Allah, setiap kali mendengar suara musuh yang menakutkan atau sangat mengerikan, ia melompat ke atas punggung kudanya untuk mengharapkan kematian. Atau seorang laki-laki yang berada dalam kumpulan kambing yang berada di puncak gunung atau berada di pedalaman lembah ini, ia mendirikan shalat, menunaikan zakat dan beribadah kepada Rabbnya sampai menemui ajalnya, tidaklah ia menjadi manusia kecuali dalam kebaikan.”
(HR. Muslim)

Hati Hati Dengan Istidraj !!!

HATI-HATI DENGAN ISTIDRAJ !!!
Istidraj itu adalah ketika ALLAH tetap memberikan kita :
1. Harta yang berlimpah padahal tidak pernah bersedekah.
2. Rizki berlipat-lipat, padahal jarang shalat dan terus berbuat maksiat.
3. Dikagumi, dan dihormat, padahal akhlak bejat.
4. Diikuti, diteladani dan diidolakan padahal mengumbar aurat dalam berpakaian.
5. Sangat jarang diuji sakit padahal dosa-dosa menggunung dan membukit.
6. Tidak pernah diberikan musibah padahal hidup sombong angkuh dan bedebah.
7. Anak-anak sehat-sehat, cerdas-cerdas padahal diberikan makan dari harta hasil culas.
8. Hidup bahagia penuh canda tawa padahal banyak orang karenanya ternoda dan terluka.
9. Karirnya terus menanjak padahal banyak orang yang diinjak-injak.
10. Semakin tua semakin makmur padahal berkubang dosa sepanjang umur.
Hati-hati sahabatku karena itulah yang dinamakan ISTIDRAJ !
Renungkanlah ayat dibawah ini:
فَلَمَّا نَسُوْا مَا ذُكِّرُوْا بِهٖ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ اَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ  ۗ  حَتّٰٓى اِذَا فَرِحُوْا بِمَاۤ اُوْتُوْۤا اَخَذْنٰهُمْ بَغْتَةً فَاِذَا هُمْ  مُّبْلِسُوْنَ
Maka ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu (kesenangan) untuk mereka. Sehingga ketika mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka secara tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam putus asa.
[QS. Al-An’am: Ayat 44]