Arah Mata Ke Jari Telunjuk Saat Tasyahud

SUNNAH YANG SANGAT SEDIKIT DIAMALKAN KETIKA SHALAT : ARAH MATA KE JARI TELUNJUK SAAT TASYAHUD.
.
Ketika shalat, kita dianjurkan untuk mengarahkan pandangan mata ke tempat sujud. Akan tetapi, khusus ketika tasyahud, kita dianjurkan mengarahkan pandangan mata ke arah jari telunjuk yang diisyaratkan ketika duduk tasyahud. Dalilnya adalah hadis dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan bagaimana cara Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan tasyahud. Dalam keterangan Ibnu Umar itu dinyatakan,
.
وَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُمْنَى وَأَشَارَ بِأُصْبُعِهِ الَّتِى تَلِى الإِبْهَامَ فِى الْقِبْلَةِ وَرَمَى بِبَصَرِهِ إِلَيْهَا
.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meletakkan telapak tangan kanannya di atas paha kanannya dan beliau berisyarat dengan jari telunjuk ke arah kiblat, serta mengarahkan pandangan mata kepadanya (telunjuk itu). (HR. an-Nasai 1160, Ibn Hibban 5/274, Ibn Khuzaimah 719. Al-A’dzami mengatakan: Sanadnya shahih).
.
Semoga kita dimudahkan untuk mengamalkan semua sunah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, terutama sunah ketika shalat
.
Allahu a’lam.

Nasehat Sesuai Alquran Dan Hadits

Mengobati Sifat Ngeyel
.
Dinasehati malah marah-marah
.
Dinasehati malah menuduh yang menasehati sombong, sok suci, dsb.
.
Dinasehati malah mencaci maki
.
Saudaraku seiman… Itulah tingkah laku sebagian orang yang susah menerima nasehat, bahkan ketika dibacakan Al Quran dan Hadits kepadanya, tidak bergeming sedikitpun untuk menerima nasehat tersebut.
.

Allah telah memberikan tips agar orang yang susah menerima nasehat, yang hatinya keras, bahkan mungkin lebih keras daripada batu!
.
Ketauhilah…, semoga Anda dirahmati Allah…
.
Obat sifat ngeyel adalah:
.
MENGINGAT AKHIRAT!
.
Ingatlah bahwa ada hari kebangkitan, pengumpulan manusia di padang mahsyar
dalam keadaan tdk memakai alas kaki, telanjang, sedangkan matahari di dekatkan hanya sekitar 1 Mil!
.
Ingatlah berjalan di atas shirath yang terbentang antara neraka jahannam, berjalan sesuai dengan amal perbuatan masing-masing.
.
Ingatlah buku catatan amal yang menyebutkan semua kelakuan dan ucapan.
.
Ingatlah Surga dan Neraka!
.
Allah Ta’ala berfirman:
.
ذَٰلِكَ يُوعَظُ بِهِ مَن كَانَ مِنكُمْ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ذَٰلِكُمْ أَزْكَىٰ لَكُمْ وَأَطْهَرُ .
.
Artinya: “…Itulah yang dinasehatkan kepada orang-orang yang beriman di antara kamu kepada Allah dan hari Akhir. Itu lebih baik bagimu dan lebih suci…” QS. An Nisa:232, dan juga ayat yang sama pada QS. Ath Thalaq: 2.

Dilema Wahabi

Ketika aku putuskan untuk beramal sesuai AlQuran & Sunnah dengan faham As Salafush Shaleh, Aku pun dipanggil Wahabi.
.
Ketika aku minta segala hajatku hanya kepada Allah subhaanahu wa ta’ala tidak kepada Nabi & Wali .… Aku pun dituduh Wahabi
.
Ketika aku meyakini Alquran itu kalam Ilahi, bukan makhluq …. Aku pun diklaim sebagai Wahabi.
.
Ketika aku takut mengkafirkan dan memberontak penguasa yang dzalim, Aku pun dipasangi platform Wahabi.
.
Ketika aku tidak lagi shalat, ngaji serta ngais berkah di makam-makam keramat… Aku pun dijuluki Wahabi.
.
Ketika aku putuskan keluar dari tarekat sekte sufi yang berani menjaminku masuk surga… Aku pun diembel-embeli Wahabi.
.
Ketika aku katakan tahlilan dilarang oleh Imam Syafi’i
Akupun dihujat sebagai Wahabi.
.
Ketika aku tinggalkan maulidan karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah ajarkan … Aku pun dikirimi “berkat”  Wahabi.
.

Ketika aku mengikuti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memanjangkan jenggot, memotong celana diatas dua mata kaki, …,…., Aku pun dilontari kecaman Wahabi.
.
Ketika aku tanya apa itu Wahabi…?
Merekapun gelengkan kepala tanda tak ngerti
Ketika ku tanya siapa itu wahabi…?
merekapun tidak tahu dengan apa harus menimpali.
.
Tapi…!
Apabila Wahabi mengajakku beribadah sesuai dengan AlQuran dan Sunnah… Maka aku rela mendapat gelar  Wahabi !
.
Apabila Wahabi mengajakku hanya menyembah dan memohon kepada Allah subhaanahu wa ta’ala … Maka aku Pe–De memakai mahkota Wahabi !.
.

Apabila Wahabi menuntunku menjauhi syirik, khurafat dan bid’ah… Maka aku bangga menyandang baju kebesaran Wahabi !
.
Apabila Wahabi mengajakku taat kepada Allah subhaanahu wa ta’ala dan RasulNya shallallahu ‘alaihi wa sallam … Maka akulah pahlawan Wahabi !.
.

Ada yang bilang.…. Kalau pengikut setia Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam digelari Wahabi, maka aku mengaku sebagai Wahabi.
.
Ada yang bilang….. Jangan sedih wahai “Pejuang Tauhid”, sebenarnya musuhmu sedang memujimu, Pujian dalam hujatan….!

Doa Sebelum Makan Yang Sahih

Dari ‘Umar bin Abi Salamah, ia berkata, “Waktu aku masih kecil dan berada di bawah asuhan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tanganku bersileweran di nampan saat makan. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
« يَا غُلاَمُ سَمِّ اللَّهَ ، وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ » . فَمَا زَالَتْ تِلْكَ طِعْمَتِى بَعْدُ
.
“Wahai Ghulam, bacalah “bismillah”, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang ada di hadapanmu.” Maka seperti itulah gaya makanku setelah itu. (HR. Bukhari no. 5376 dan Muslim no. 2022)
.
An Nawawi rahimahullah membawakan hadits di atas dalam kitabnya Al Adzkar pada Bab “Tasmiyah ketika makan dan minum”. Ibnu ‘Allan Asy Syafi’i rahimahullah mengatakan ketika menjelaskan perkataan An Nawawi, “Sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Hajar dalam Syarh Al ‘Ubab pada bab rukun-rukun shalat, jika disebut tasmiyah, maka yang dimaksud adalah ucapan “bismillah”. Sedangkan jika disebut basmalah, maka yang dimaksud adalah ucapan “bismillahir rohmaanir rohiim”.

Hukum Menerima Orderan Natal

Menerima Orderan Natal
.
Apa hukum menerima orderan atau pesanan natal? Seringkali didapat pertanyaan hangat seperti ini menjelang natal terutama dari para pelaku bisnis karena banyak orderan menjelang natal 25 Desember.
.
Tentu saja kita selaku muslim tidak mendukung ritual keagamaan non-muslim. Menerima orderan berkaitan dengan acara natal berarti mendukung. Mendukung seperti ini tidaklah dibolehkan dalam agama kita.
.
Allah Ta’ala berfirman,
.
وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
.
“Dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. ” (QS. Al-Maidah: 2). Ayat ini menunjukkan bahwa terlarang saling tolong menolong dalam maksiat.
.
Kami cuma ingatkan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut bagi yang begitu khawatir rugi karena meninggalkan order yang tidak boleh diterima seorang muslim.
.
إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئاً لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ بَدَّلَكَ اللَّهُ بِهِ مَا هُوَ خَيْرٌ لَكَ مِنْهُ
.
“Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik bagimu.” (HR. Ahmad 5/363. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)
.
Padahal rezeki kita tidak pernah tertukar. Kenapa khawatir?
.
Moga siapa saja yang meninggalkan sesuatu karena Allah, moga usaha dan bisnisnya lebih berkah.

Islam Tidak Sempurna?

ISLAM TIDAK SEMPURNA (?)
.
Jika kau pikir ada yang belum sempurna dengan islam, maka lihatlah sejenak ayat ini : “.. Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu..” [Al-Mâidah :3]
.
Maka jika ada wanita berhijab lebar gemar bergosip ria, bukan hijab lebarnya yang kau persalahkan. Tapi akhlaknya.
.
Maka jika ada laki-laki berjenggot yang gemar kebut-kebutan di jalan, bukan jenggotnya yang kau caci maki. Tapi nasihatilah perilakunya.
.
Karena sesungguhnya syari’at yang sempurna ini datangnya dari yang Maha Sempurna, maka tiada pantas dihina karena sebab salahnya akhlak manusia.
.
Sesungguhnya islam yang rahmatan lil ‘alamiin ini agama yang mengajarkan segala aspek kebaikan, nafsu dan syahwat lah yang membuat anak adam sering tersilap dan berbuat nista.
.
Maka biasakanlah diri menasehati muslim atas keburukan sikapnya tanpa menyalahkan satu ketaatannya pada Tuhannya. Tentu secara empat mata.
.
Berikanlah ratusan udzur syar’i atas kesalahan saudaramu sebelum engkau menghakimi atas kelalaiannya. Kau pun tentu ingin diperlakukan serupa.
.
Memang berat hadist Nabi : “Tidak beriman salah seorang di antara kamu hingga dia mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri” (HR Bukhari dan Muslim)
.
Mari sama-sama berbenah diri. Tugas kita sebagai terdakwa pengadilan Akhirat adalah memperbanyak kebaikan dan saksi kebaikan. Jika tidak sekarang, kapan lagi? Jika bukan kita sebagai muslim, siapa lagi? 🙂
.

Ancaman Bagi Ahlul Bid’ah

DIANTARA ANCAMAN BAGI PELAKU KEBID’AHAN
.

Pelaku bid’ah dijauhkan dari telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari kiamat
.
Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, katanya,
.
أَنَا فَرَطُهُمْ عَلَى الْحَوْضِ أَلَا لَيُذَادَنَّ رِجَالٌ عَنْ حَوْضِي كَمَا يُذَادُ الْبَعِيرُ الضَّالُّ أُنَادِيهِمْ أَلَا هَلُمَّ فَيُقَالُ إِنَّهُمْ قَدْ بَدَّلُوا بَعْدَكَ فَأَقُولُ سُحْقًا سُحْقًا (رواه مسلم وابن ماجه وأحمد)
.
“Aku akan mendahului kalian menuju telaga… sungguh, akan ada beberapa orang yang dihalau dari telagaku sebagaimana dihalaunya onta yang kesasar. Aku memanggil mereka: “Hai datanglah kemari…!” namun dikatakan kepadaku: “Mereka telah mengganti-ganti (ajaranmu) sepeninggalmu…” maka kataku: “Menjauhlah sana… menjauhlah sana (kalau begitu)” (H.R Muslim, Ibnu Majah dan Ahmad).
.

Wajah pelaku bid’ah akan menghitam di hari kiamat
.
Dalilnya ialah firman Allah Ta’ala yang berbunyi,
.
يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ
.
“Pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula yang hitam muram…” (Ali ‘Imran: 106).
.
Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma menafsirkan ayat ini dengan mengatakan,
.
يَعْنِي: يَوْمَ الْقِيَامَةَ، حِيْنَ تَبْيَضُّ وُجُوْهُ أَهْلِ السُّنَّةِ وَالْجَمَاعَةِ، وَتَسْوَدُّ وُجُوْهُ أَهْلِ الْبِدْعَةِ وَالُفُرُقَةِ {تفسير ابن كثير – (ج 2 / ص 92)}
.
“Yaitu hari kiamat… ketika wajah ahlussunnah wal jama’ah putih berseri, sedangkan wajah ahlul bid’ah wal furqah hitam legam”

Ibu

IBU, AKU RINDU PADAMU

Ibu..
Terasa hatiku rindu padamu…
Rindu ingin berjumpa mencium keningmu…
Aku ingin sekali datang memeluk tubuhmu..
Mengharap sentuhan lembut dan hangat dari kedua tanganmu yang menyejukkanku… Ibu..
Aku rindu, sungguh aku sangat rindu..
Menghibur lara yang enggan menghilang…
Sungguh, kepergianmu bagiku bagaikan kehilangan sebagian hidupku… Ibu..
Aku rindu senyumu, tawamu, candamu, nasihatmu, kasih sayangmu..
Tak ada satupun yang bisa menggantikan sosokmu di hatiku, dan  aku sangat menyayangimu.. Ibu..
Tiada putus sujudku untuk menghantarkan sepucuk do’a rinduku kepadamu..
Saat ini dengan air mata yang terus menetes, kutuliskan apa yang ada di hatiku.. Ya Allah..
Ampunilah segala dosa ibuku…
Tempatkanlah dia di tempat yang terbaik..
Kasihanilah dia dengan kasih sayang-Mu..
Jagalah dia dari adzab kubur dan Neraka-Mu..
Dan masukkanlah dia ke dalam Surga-Mu..

Membahas Sufi

IJAZAH AMALAN ANTI MATI
.
.
Diantara penyimpangan orang2 sufi adalah suka membuat amalan-amalan, wirid2, dzikir2 dan berbagai macam praktek peribadatan baru
.
.
Seakan mereka lebih pintar dari Rasulullah ﷺ…
.
.
Sebenarnya kalau kita mau berfikir ilmiah, mudah saja. yaitu ;
.
#PERTAMA : Jika amalan2 buatan habib2 sufi tersebut adalah ajaran Islam maka Rasulullah dan para sahabat lebih pantas mengamalkannya dan istiqomah supaya beliau tidak mati dan bisa ada di tengah2 kita saat ini dan memberikan solusi kepada umat yg sedang berselisih
.
.
#KEDUA: Amalan2 buatan habib sufi ini sangat cocok buat saudara kita yg berada di Palestina yg sedang dijajah Zionis Yahudi namun sayang habib2 sufi hanya pandai ngibul karena kalau mereka mengaku punya banyak karomah sakti maka mereka harusnya berangkat jihad menyelamatkan Al-Quds
.
.
So… Sudah saatnya hijrah dari kebodohan, mari berfikir ilmiah dalam beragama supaya tidak mudah dibodohi oleh para pendusta agama
.
.
Jangan mau dibodohi dgn amalan2 bodong walaupun diembel-embeli dengan berbagai khasiat2 seperti misal “Barang siapa mengamalkan WIRID “A” bisa punya ilmu kebal, cepat kaya atau “Barangsiapa mengamalkan sholawat “B” bisa memikat lawan jenis, atau “Barang siapa mengamalkan Dzikir “C” bisa awet muda dan lain-lain.. .
.
.
.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
.
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
.
“Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan berasal dari kami, maka amalan tersebut tertolak” (HR. Muslim no. 1718)
.
.
Amalan yang sunnah sangatlah banyak bahkan kita sampai kedodoran, lalu untuk apa kita melakukan amalan2 yg aneh2 dan gak jelas
.
.
Maka dari itu Cukup kita beramal dengan amalan2 yg jelas dasarnya yaitu amalan2 yg diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dan dipraktekkan oleh para sahabat, juga para ulama salafusholih.. .
.

Semoga Allah memberi hidayah .

Sholat Tahajud

Bismillah…

Kunci segala persoalan kita ada pada sepertiga malam.
Ketika itu, Allah menurunkan malaikat-malaikatNya ke bumi untuk mendengarkan dan menyampaikan doa hamba-hambaNya.
Karena itu bangunlah dan laksanakanlah shalat Tahajjud.
.
“Doa shalat tahajud adalah laksana anak panah yang tak pernah meleset dari sasarannya” (Imam Syafi’i)
.
Membiasakan diri mengadukan semua persoalan kepada Allah.
Allah Maha mendengar bukan? Lepaskan dan hamparkan setiap keinginan juga cita-cita di hamparan sajadah dan sujud-sujud panjang. Menyerahkan segala sesuatunya kepada Allah.
Usah resah bila tak kunjung terkabul, mungkin belum waktunya dan sungguh, Allah memiliki rencana yang jauh lebih indah.
.
Sepertiga malam merupakan waktu yang sangat indah. untuk bercengkrama dengan Allah. dan waktu sepertiga malam itu ialah waktu yang mustajab untuk berdoa. betapa ruginya jika kita melewatkannya begitu saja….