Kisah Rasulullah Yang Tidak Memberi Minum Aisyah

Suatu hari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pulang dari perjalanan jihad fisabilillah diiringi para sahabat. Sementara itu di pintu gerbang kota Madinah, Aisyah r.a menunggu dengan rasa rindu.

Akhirnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di tengah kota Madinah. Aisyah r.a bahagia menyambut suami tercinta. Tiba di rumah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beristirahat melepas lelah.

Aisyah di belakang rumah sibuk membuat minuman utk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu minuman itupun disuguhkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Beliau meminumnya perlahan hingga hampir menghabiskan minuman tersebut tiba tiba Aisyah berkata: “Yaa Rasulullah biasanya engkau memberikan sebagian minuman kepadaku tapi kenapa pada hari ini tidak kau berikan gelas itu?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam diam dan hendak melanjutkan meminum habis air digelas itu. Dan Aisyah bertanya lagi, “Yaa Rasulullah biasanya engkau memberikan sebagian minuman kepadaku tapi kenapa pada hari ini tidak kau berikan gelas itu?” Akhirnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan sebagian air yang tersisa di gelas itu, Aisyah r.a Aisyah r.a meminum air itu dan ia langsung kaget terus memuntahkan air itu.

Ternyata air itu terasa asin bukan manis. Mungkin saking tergesa gesanya Aisyah baru tersadar bahwa minuman yang ia buat salah masukin campuran, yang harusnya sari gula malah masukin sari garam. Kemudian Aisyah r.a lnsng meminta maaf kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. “Orang mukmin yg paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. Lelaki yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya,” (HR Tirmidzi dan Ibnu Hibban). Dari Abu Hurairah Ra bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam Bersabda: “Saling Berpesanlah kalian untuk memperlakukan Wanita dg Baik,

Karena sesungguhnya Wanita itu Diciptakan dari Tulang Rusuk, Dan Sesungguhnya yang paling bengkok dari tulang rusuk itu adalah bagian Atasnya,

Jika engkau bersikeras untuk meluruskannya, Niscaya engkau akan mematahkannya. Dan jika engkau biarkan, ia akan tetap bengkok (HR. Bukhari dan Muslim)

Prinsip
Belajar jadi suami yg baik akhlak dan agamanya, hanya untuk mendapat Ridho-Nya, untuk membawa istrinya menuju Jannah-Nya

#selalu baper disaat mendapati cerita tentang Rasulullah alaihi wasallam..
#tiada yg pantas di tiru selain Rasulullah alaihi wasallam..
#Rasulullah alaihi wasallam slalu Mesra dengan cara nya yg lemah lembut, arif dan bijaksana..
#MasyaAllah..

I ❤ Rasulullah alaihi wasallam..

http://www.islam-nasehat.tk

Perbedaan Mukmin & Munafik

🍃Bismillahirrahmaanirrahiim🍃
_________________________

ORANG MUKMIN sangat berbeda dengan orang MUNAFIK dalam bersikap.
.
.

💦Orang MUKMIN HANYA TA’AT pada ALLAH dan RASUL-NYA, ta’at pd yg lain jika memang sesuai dlm rangka ta’at kpd Allah dan Rasul-Nya.
.
.

💦Orang MUKMIN tentu akan MENDAHULUKAN PERKATAAN ALLAH dam RASUL-NYA daripada perkataan orang2/ lainnya.
.
.

💦Orang MUKMIN akan TIDAK MAU MEMPERCAYAI (aplg MENGKHABARKN) hanya dari sekedar melihat/mendengar SEBELUM dia YAKIN akan KEBENARANNYA, krn segala pendengaran, penglihatan dan hati akn diminta tanggung jawabnya oleh Allah Yang Maha Menyaksikan.
.
.

💦Orang MUKMIN HANYA PEDULI PANDANGAN ALLAH, dia tdk peduli siapa yg menyanjung (memuji) dan yg mencelanya…baginya hanya Allah lah patokannya.
.
.

💦Orang MUKMIN HANYA MENCINTAI ALLAH dan mencintai apa/siapa yg dicintai-Nya.
Orang MUKMIN HANYA TAKUT KPD KETIDAKREDHAAN ALLAH saja.
.
.

💦Orang MUKMIN HANYA BERHARAP KPD ALLAH saja, harapan kpd yg lain hanya sebatas yg (diidzinkan-Nya.
.
.

💦Orang MUKMIN HANYA MEMAKMURKAN JASADNYA UTK AGAMA ALLAH semata, bukan utk kepentingan dunia yg hina ini.
.
.

💦Orang MUKMIN MENJUAL DIRI & HARTANYA HANYA UTK ALLAH yang telah menciptakannya dan sbg tempat kembalinya.
.
.

💦Orang MUKMIN MEMANDANG DUNIA INI HINA, hanya keindahan/kenikmatan di SURGALAH yg sebenar-benarnya kehidupan, terutama bertemu dg WAJAH ALLAH tuhannya dan tuhan semesta alam.
.
.

Banyak lagi KRITERIA MUKMIN yg selama ini kita pelajari dalam Al Qur-aan….
.
.

namun……..
SUDAHKAH itu menjadi petunjuk dan arahan selalu dalam langkah hidup kita ???
Yaa Rabb…jadikanlah Al Qur-aan sll sbg petunjuk dan penyejuk hati kami.
Aamiin Yaa Rabb.
.
.

HENDAKLAH KITA HATI2 DARI “MENGIKUTI KEBANYAKAN ORANG”.
.
.

” Dan jika kamu MENURUTI KEBANYAKAN orang-orang yang ada di muka bumi ini, niscaya mereka AKAN MENYESATKAN dari jalan Allah.
MEREKA tidak lain hanyalah mengikuti PRASANGKA belaka dan mereka tidak lain hanyalah BERDUSTA (terhadap Allah).
(QS. Al-An’am :116)
.
.

“Sesungguhnya Rabb-mu, Dia-lah yang lebih mengetahui tentang orang yang TERSESAT dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui tentang orang-orang yang mendapat PETUNJUK.
(QS. Al-An’am:117)

Jangan Tinggalkan Istri Sendirian

💐Jangan tinggalkan istrimu sendirian…

=======

☝Diantara hak seorang istri adalah agar suaminya tidak meninggalkannya bersafar tanpa ada keperluan penting, dan jika memang ada suatu keperluan maka janganlah ia meninggalkan istrinya melebihi enam bulan, dan  hendaklah ia segera menyelesaikan keperluannya dan bersegera kembali kepada istrinya.

🍃Didalam Shahih Bukhari (1804) dan Muslim (1927), dari hadits Abu Hurairah -radhiyallahu ‘anhu- berkata;

Rasulullah -shalallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda;

السفر قطعة من العذاب، تمنع أحدكم طعامه وشرابه ونومه، فإذا قضى نهمته فليعجل إلى أهله

“Safar adalah bagian dari siksaan, hingga salah seorang diantara kalian akan terhalang dari makan dan minumnya serta tidurnya, maka jika ia telah menyelesaikan keperluannya hendaklah ia bersegera kembali kepada istrinya”.

💓Subhanallah….
Betapa indah dan perhatiannya islam terhadap kebutuhan seorang istri, karena keberadaan seorang suami disisi istrinya adalah perkara yang terpenting dalam hidup seorang istri.

🌹Berkata Imam An Nawawy -rahimahullah-;

“Maksud hadits ini adalah disunnahkannya bersegera untuk kembali kepada istri setelah menyelesaikan suatu kesibukan, dan tidak terlambat sama sekali jika kesibukannya tersebut tidak terlalu penting”.
________
📒Syarhu Muslim (13/75)

🌹Berkata Al Hafidz Ibnu Hajar -rahimahullah-;

“Dalam hadits ini menunjukkan dibencinya meninggalkan istri tanpa suatu keperluan penting, dan disunnahkannya bersegera kembali, apalagi jika dikhawatirkan akan menelantarkannya dengan ketiadaannya, dan sungguh pada tinggalnya ia ditengah keluarganya terdapat ketenangan yang membantu untuk perbaikan agama dan dunianya, dan juga dengan tinggalnya ia akan menghasilkan persatuan dan kekuatan didalam ibadah”.
________
📒Fathul Bari (13/795)

🍁Hendaklah seorang suami mengetahui bahwa seorang istri membutuhkan kehadirannya, ia membutuhkan penjagaan, ia membutuhkan kasih sayang, ia membutuhkan bantuan dan seterusnya.

🌹Berkata Syeikh Shalih Al Fauzan -hafidzahullah-;

“Jika seorang suami bersafar melebihi enam bulan, sedangkan istrinya memintanya untuk segera kembali, maka kewajibannya adalah untuk kembali, kecuali pada safar haji yang wajib atau peperangan yang wajib, atau pada sesuatu yang ia tidak mampu kembali, maka jika ia enggan untuk kembali tanpa ada udzur yang menghalanginya, maka istrinyapun meminta cerai antara mereka berdua, maka seorang hakim pun hendaklah menceraikan keduanya setelah dikirimkan surat pada suaminya, karena ia telah meninggalkan suatu hak yang membahayakan istrinya dengan meninggalkannya”.
________
📒Al Mulakhkhosh Al Fiqhi (2/290).

Wallohu a’lam.

Pentingnya Sholat

Shalat itu memiliki kedudukan yang mulia. Karena:

1.Shalat adalah tiang Islam. Islam seseorang tidaklah tegak kecuali dengan shalat.
#
2. Shalat adalah amalan yang pertama kali akan dihisab. Amalan seseorang bisa dinilai baik buruknya dinilai dari shalatnya.
#
3. Perkara terakhir yang hilang dari manusia adalah shalat.
#
4. Shalat adalah akhir wasiat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
#
5. Allah memuji orang yang mengerjakan shalat.
#
6. Allah mencela orang yang melalaikan dan malas-malasan dalam menunaikan shalat.
#
7. Rukun Islam yang paling utama setelah dua kalimat syahadat adalah shalat.
Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari no. 8 dan Muslim no. 16)
#
8. Shalat diwajibkan tanpa perantara Jibril ‘alaihis salam. Tetapi Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri yang langsung mendapatkan perintah shalat ketika beliau melakukan Isra’ dan Mi’raj.
#
9. Awalnya shalat diwajibkan sebanyak 50 shalat. Ini menunjukkan bahwa Allah amat menyukai ibadah shalat tersebut. Kemudian Allah memperingan bagi hamba-Nya hingga menjadi 5 waktu dalam sehari semalam. Akan tetapi, tetap saja shalat tersebut dihitung dalam timbangan sebanyak 50 shalat, walaupun dalam amalan hanyalah 5 waktu. Ini sudah menunjukkan mulianya kedudukan shalat.
#
10. Allah membuka amalan seorang muslim dengan shalat dan mengakhirinya pula dengan shalat. Ini juga yang menunjukkan ditekankannya amalan shalat.
#
11. Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan umatnya untuk memerintahkan keluarga mereka supaya menunaikan shalat.

Sebarkan kebaikan. share ke teman ukhti n akhie yuuu.

MACAM MACAM JOMBLO MENURUT ILMU NAHWU

MACAM MACAM JOMBLO MENURUT ILMU NAHWU
.
أﻧﻮﺍﻉ ﺍﻟﺠﻮﻣﺒﻠﻮ
(Jenis-jenis Jomblo)
.
Ada 6 jenis Jomblo dlm versi santri yg menggali hakekat jomblo dgn ilmu nahwunya:
.
1. JOMBLO MABNI
.
Jenis ini termasuk yg paling memprihatinkan. Bagaimana tdk, mereka belum pernah sama sekali merasakan nikmatnya jatuh cinta. Tapi jenis yg satu ini layak untuk mendapatkan apresiasi, karena di kehidupannya selalu fokus akan yg namanya tembelan, lalaran, musyawarah, dsb. Dgn kata lain jenis ini berada pada maqam “Ghayatussidqi fil ibadah” (tujuan fokus untuk ibadah).
.
2. JOMBLO MUSTATIR
.
Jenis ini bak sniper yg selalu mengintai pujaan hatinya, krn belum ada keberanian untuk menyatakan cinta. Keberadaannya seperti wali yg sulit untuk di ketahui oleh santri putri. Lalu bagaimana mengetahuinya? Wallahu ‘alam karena la ya’lamu jomblo illa jomblo (tidak ada yg dapat tau bhwa dia itu jomblo, kecuali jomblo juga).
.
3. JOMBLO MUNQATI’
.
Kalau yg satu ini memiliki jiwa ikhtiar yg sangat mumpuni. Mereka cukup anarkis dlm hal menyatakan cinta, tapi ada satu hal yg selalu membuat mereka murung bagaikan seekor kucing warung yg habis di siram air. Iyaaa,”KEGAGALAN” selalu menghantuinya dan menjadi faktor yg membuat mereka murung.
.
4. JOMBLO RAFA’
.
Hampir sama seperti jenis sebelumnya yg cukup mempunyai ikhtiaristik yg mumpuni, tapi juga selalu gagal. Karena jenis ini memiliki kriteria yg “SANGAT TINGGI” dlm menentukan pilihan yg tidak sekufu dgn dirinya, contoh kecil bahwa jenis ini suka dgn anak kyai, santri putri tapi anak kyai besar.
.
5. SYIBHUL JOMBLO
.
Makhluk yg satu ini sangat low profile, tdk pernah mengakui kejombloannya karena tdk peduli dgn semua itu. Tapi jenis yg satu ini selalu menjadi tranding topic di tengah2 santri putri karena ketampanannya, kecerdasaanya, keshalehannya.
.
6. JOMBLO MU’ROB
.
Sdh punya istri, tetapi kemana2 mengaku jomblo
.
Ustadz Abu Ya’la Hizbul Majid
.
.
Kamu tipe #jomblo yang mana?
😂😂😂

Daftar Kejahatan Syiah Dalam Sejarah Islam

DAFTAR KEJAHATAN SYIAH SEPANJANG SEJARAH ISLAM
.

.
Dipublish per-Tanggal : 25 Agustus 2013
.
23 H (Baba Aladdin) Abu lu’lu membunuh Khalifah Umar bin Khothob radhiyallahu ‘anhu
.
34 H (Abdullah Ibn Saba) membunuh Khalifah Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu
.
61 H Syiah Rafidah membunuh Imam Husain radhiyallahu ‘anhudi ‘Asyura
.
100 H Syiah Rafidah membunuh 500,000 Muslim di Khorasan
.
280 H Syiah Zaidiah membunuh 50,000 Muslim di Yaman
.
317 H Syiah Qurmutiah menyerang Masjid Haram Mekah, mencuri dan merusak Hajarul Aswad dengan 8 cukilan serta membunuh 400,000 jamaah haji
.
483 H Syiah Hashasheen (assasens) membunuh Imad al deen Zinki dan 200,000 Muslim di Mesir
.
1099 M Syiah Fatimiah menyerang Palestina dan membantu penyerahan AlQuds ke pihak Nasrani
.
656 H Syiah Alawiah bersama Hulagu menyerag Baghdad membunuh lebih 800,000 orang di Iraq dan lebih 2 juta orang di Syria, Lebanon, Jordan dan Palestina
.
907 H Syiah Safawiah membunuh 1 juta Sunni di Iran
.
1149 H Syiah Qadianiah mengubah Kiblat ke Mashahd di Iran.
.
1289 H Syiah Isna ‘Ashariah mencetak Quran dari Mirza Tubrusi di Iran Qum.
.
1366 H Syiah Isna ‘Ashariah berfatwa ziarah ke Karbala adalah 7x lebih baik daripada Mekkah
.
1406 H mengebom bagian dalam Masjidil Haram untuk memberi pesan anti Amerika (propaganda)
.
1407 H Syiah Irak membunuh 402 warga Saudi selama haji, 85 di antaranya adalah polisi
.
1408 H Fatwa melalui the Islamic union di Makkah (Khomaini adalah kaum Kuffar)
.
1409 H Syiah Rafidah mengebom Masjidil Haram dan membunuh 1 orang berwarga negara Pakistan
.
1841 M Syiah Druz menyerang Kekaisaran Turki
.
1972 M Syiah Druz bersama Israel menyerang Palestina
.
1983 M Syiah Druz bersama Israel menyerang Lebanon
.
1982 M Syiah ‘Alawiah membunuh 40,000 sunni di Homs Syria
.
2011 M Syiah ‘Alawiah + Isna ‘Ashariah membunuh 200,000 Sunni di Syria
.
2013 M – Mesir?
.
Seterusnya, Malaysia, Indonesia?

Dimana ada syiah di suatu negara pasti kacau.

#dakwahtauhid #dakwah #tauhid #syiah #syaihbukanislam #syiahmusuhislam #syiahsesat #syiahsesatdanmenyesatkan

Hadits Bukhari No. 6886

“Kami bertanya, “Ya Rasulullah, apakah kita akan melihat Tuhan kita pada hari kiamat?” Nabi balik bertanya: “Apakah kalian merasa kesulitan melihat matahari dan bulan ketika terang benderang?” kami menjawab, “Tidak.” Nabi meneruskan: “Begitulah kalian tidak kesulitan melihat melihat Tuhan kalian ketika itu, selain sebagaimana kesulitan kalian melihat keduanya.” Kemudian beliau berkata: “Lantas ada seorang penyeru memanggil-manggil, “Hendaklah setiap kaum pergi menemui yang disembahnya!” Maka pemuja salib pergi bersama salib mereka, dan pemuja patung menemui patung-patung mereka, dan setiap pemuja Tuhan bersama tuhan-tuhan mereka hingga tinggal orang-orang yang menyembah Allah, entah baik atau durhaka dan ahli kitab terdahulu. Kemudian jahannam didatangkan dan dipasang, ia seolah-olah fatamorgana, lantas orang-orang yahudi ditanya, “Apa yang dahulu kalian sembah?” Mereka menjawab, “Kami dahulu menyembah Uzair anak Allah.” Lalu ada suara, “Kalian dusta! Allah sama sekali tidak mempunyai isteri dan tidak pula anak.” Lalu apa yang kalian inginkan?” Mereka menjawab, “Kami ingin jika Engkau memberi kami minuman!” Lantas ada suara, “Minumlah kalian!” Lalu mereka berjatuhan di neraka jahannam. Lantas orang-orang Nashara diseru, “Apa yang kalian dahulu sembah?” Mereka menjawab, “Kami dahulu menyembah Isa al Masih, anak Anak Allah.” Mereka dijawab, “Kamu semua bohong! Allah sama sekali tidak mempunyai isteri atau bahkan anak, dan apa yang kalian inginkan?” Mereka menjawab, “Kami ingin agar Engkau memberi kami minuman!” Lalu dijawab, “Minumlah kalian!” Dan langsung mereka berjatuhan di neraka jahannam hingga tersisa manusia yang menyembah Allah, entah yang baik atau berbuat durhaka. Mereka ditanya, “Apa yang menyebabkan kalian tertahan padahal manusia lainnya sudah pergi?” Mereka menjawab, “Kami memisahkan diri dari mereka dan kami adalah manusia yang paling membutuhkan-Nya, kami dengar ada seorang juru seru menyerukan diri, “Hendaklah setiap kaum menemui yang mereka sembah! Hanyasanya kami menunggu-nunggu Tuhan kami.” Beliau melanjutkan, “Lantas Allah (Al jabbar) mendatangi mereka dengan bentuk yang belum pernah mereka lihat pertama kali, lalu Allah firmankan: ‘Akulah Tuhan kalian.’ Mereka menjawab, ‘Engkau adalah rabb kami, dan tidak ada yang berani mengajak-Nya bicara selain para nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, lantas para nabi berkata, ‘Bukankah di antara kalian dan Allah ada tanda yang kalian mengenalnya? ‘ Mereka menjawab, ‘Ya, yaitu betis, ‘ maka Allah pun menyingkap betis-Nya sehingga setiap mukmin bersujud kepada-Nya. Lalu tersisalah orang-orang yang sujud kepada Allah karena riya dan sum’ah sehingga ia pergi sujud dan punggungnya kembali menjadi satu bagian, kemudian titian (jembatan) jahannam didatangkan dan dipasang antara dua tepi jahannam, kami bertanya, ‘Wahai Rasulullah, memang jembatan jahannam tersebut misterinya apa? ‘ Nabi menjawab: ‘Jembatan itu bisa menggelincirkan, menjatuhkan, ada pengait-pengait besi, ada duri-duri yang lebar dan tajam, durinya besok yang terbuat dari kayu berduri namanya Sa’dan (kayu berduri tajam). Orang mukmin yang melewatinya sedemikian cepat, ada yang bagaikan kedipan mata, ada yang bagaikan kilat, ada yang bagaikan angin, dan ada yang bagaikan kuda pilihan. Ada yang bagaikan kuda tunggangan, ada yang selamat dengan betul-betul terselamatkan, namun ada juga yang selamat setelah tercabik-cabik oleh besi-besi pengait itu, atau terlempar karenanya di neraka jahannam, hingga manusia terakhir kali melewati dengan diseret seret, dan kalian tidak bisa sedemikian gigihnya menyumpahiku terhadap kebenaran yang jelas bagi kalian daripada terhadap seorang mukmin ketika itu kepada Allah Al Jabbar. Jika mereka melihat bahwasanya mereka telah selamat di kalangan teman-teman mereka, mereka berkata, ‘Ya Tuhan kami, sesungguhnya kawan-kawan kami mendirikn shalat bersama kami dan berpuasa bersama kami, dan beramal bersama kami! ‘ Allah Ta’ala berfirman, ‘Pergilah kalian, siapa diantara kalian dapatkan dalam hatinya masih ada seberat dinar keimanan, maka keluarkanlah dia’, dan Allah mengharamkan bentuk mereka dalam neraka. Maka mereka datangi kawan-kawan mereka sedang sebagian mereka telah terendam dalam neraka ada yang sampai telapak kakinya, setengah betisnya, sehingga mereka keluarkan siapa saja yang mereka, kemudian mereka kembali dan Allah berkata, ‘Pergilah kalian sekali lagi, dan siapa yang kalian temukan dalam hatinya seberat atom keimanan, maka keluarkanlah dia.’ Maka mereka keluarkan siapa saja yang mereka kenal.” Rasulullah berkata: ‘Jika kalian tidak mempercayaiku, maka bacalah: ‘(Allah tidak menzhalimi seberat biji sawi pun, jika ada kebaikan, maka Allah melipatgandakan balasannya) ‘ (Qs. An nisaa’: 40), maka para nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, malaikat dan orang-orang yang beriman, kesemuanya memberi syafaat. Kemudian Allah Al Jabbar berkata, syafaat-Ku masih ada. Lantas Allah menggenggam segenggam dari neraka dan mengentaskan beberapa kaum yang mereka telah terbakar, lantas mereka dilempar ke sebuah sungai di pintu surga yang namanya ‘Sungai kehidupan’ sehingga mereka tumbuh dalam kedua tepinya sebagaimana biji-bijian tumbuh dalam genangan sungai yang kalian sering melihatnya di samping batu karang dan samping pohon, apa yang diantaranya condong kepada matahari, maka berwarna hijau, dan apa yang diantaranya condong kepada bayangan, maka berwarna putih, lantas mereka muncul seolah-olah mutiara dan dalam tengkuk mereka terdapat cincin-cincin. Mereka kemudian masuk surga hingga penghuni surga berkata, ‘Mereka adalah ‘utaqa’ Ar Rahman (orang-orang yang dibebaskan Arrahman), Allah memasukkan mereka bukan karena amal yang mereka lakukan, dan bukan pula karena kebaikan yang mereka persembahkan sehingga mereka memperoleh jawaban ‘Bagimu yang kau lihat dan semisalnya’.” Hajjaj bin Minhal berkata; telah menceritakan kepada kami Hammam bin Yahya telah menceritakan kepada kami Qatadah dari Anas radliyallahu’anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Pada hari kiamat nanti orang-orang mukmin ditahan hingga yang demikian menjadikan mereka sedih. Mereka katakan, ‘Duh, sekiranya kita meminta syafaat kepada Tuhan kami sehingga Dia menjadikan kita merasa nyaman dari tempat kita ini.’ Mereka pun mendatangi Adam dan berkata, ‘Engkau hai Adam, Engkau adalah nenek moyang seluruh manusia, Allah menciptamu dengan tangan-Nya, menjadikan surga sebagai tempat hunianmu dan menjadikan malaikat bertunduk sujud kepadamu, Allah juga mengajarimu nama-nama segala sesuatu agar engkau bisa memberi syafaat kepada kami disisi Tuhanmu sehingga engkau bisa memberi kenyamanan di tempat kami ini. Namun Adam hanya menjawab, ‘Disini saya tak berhak memberi syafaat untuk kalian’.” Rasulullah melanjutkan: “Lantas Adam mengingatkan kesalahan yang pernah dilakukannya, yaitu memakan pohon larangan padahal telah dilarang, dan ia katakan ‘Coba kalian datangi Nuh, sebab ia adalah nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pertama-tama yang Allah utus kepada penduduk bumi.’ Mereka pun mendatangi Nuh, namun Nuh juga menjawab, ‘Maaf, disini saya tak berhak memberi syafaat untuk kalian’, dan Nuh menyebutkan kesalahan yang pernah dilakukannya, yaitu bertanya kepada Rabbnya dengan tanpa ilmu sambil ia katakan, ‘Cobalah kalian datangi Ibrahim, sebab ia adalah Khalilurrahman (kekasih Arrahman).” Rasulullah melanjutkan lagi kisahnya: “Mereka pun mendatangi Ibrahim, hanya Ibrahim juga menjawab, ‘Maaf, disini saya tak berhak memberi syafaat untuk kalian’, Ibrahim lantas menyebutkan kesalahannya, yaitu tiga kebohongan yang pernah dilakukannya sambil berkata, ‘Cobalah kalian datangi Musa, seorang hamba yang Allah memberinya taurat, mengajaknya bicara dan mendekatkannya kepada-Nya sedekat-dekatnya’.” Rasulullah lanjutkan: “Mereka pun mendatangi Musa, hanya Musa juga menjawab, ‘Maaf, disini saya tak berhak memberi syafaat untuk kalian’, sambil Musa mengingatkan kesalahan yang pernah dilakukannya, yaitu membunuh jiwa tanpa alasan yang dibenarkan, sambil ia katakan, ‘Coba kalian datangi Isa, seorang hamba Allah dan rasul-Nya, ruh Allah dan kalimah-Nya. Merekapun mendatangi Isa, namun ‘Isa juga menjawab, ‘Maaf, disini saya tak berhak memberi syafaat untuk kalian’, sambil ia katakan ‘Cobalah kalian datangi Muhammad Shallallahu’alaihiwasallam, seorang hamba yang Allah telah mengampuni dosanya yang terdahulu dan yang akan datang.’ Lantas mereka mendatangi aku (Muhammad) dan aku meminta ijin Tuhanku di rumah-Nya dan aku diijinkan menemui-Nya, jika aku melihat-Nya, maka aku tersungkur sujud, Allah lalu membiarkan aku sekehendak Dia membiarkaku. Allah lantas berkata, ‘Angkat kepalamu hai Muhammad, katakanlah, engkau didengar, mintailah syafaat, engkau diberi syafaat, mintalah, engkau diberi.’ Aku lalu angkat kepalaku dan aku memuji Tuhanku dengan pujian yang Ia ajarkannya kepadaku, kemudian aku memberi syafaat dan Dia memberiku batasan. Kemudian aku keluar dan memasukkan mereka ke dalam surga.” Qatadah berkata, “Dan aku juga mendengarnya menyebutkan, “Aku lalu keluar, kemudian aku keluarkan mereka dari neraka dan kumasukkan ke dalam surga. Setelah itu aku kembali untuk kali kedua dan aku meminta ijin Tuhanku di rumah-Nya dan aku diijinkan untuk menemui-Nya, jika aku melihat-Nya, maka aku tersungkur sujud. Allah lantas membiarkanku sekehendak Allah membiarkan, kemudian Allah berkata, ‘Angkatlah kepalamu hai Muhammad dan katakanlah engkau akan didengar, dan berilah syafaat engkau akan diberi syafaat, dan mintalah engkau akan diberi.’ Aku lalu angkat kepalaku dan memanjatkan pujian dan pujaan terhadap tuhanku sebagaimana yang diajakrkan-Nya kepadaku. Kemudian aku memberi syafaat, dan Ia memberiku batasan sehingga aku keluar dan aku masukkan mereka ke dalam surga.” Qatadah berkata, “Dan aku mendengarnya menyebutkan, “Dan aku berangkat sehingga aku keluarkan mereka dari neraka, lalu mereka aku masukkan ke dalam surga.” Qatadah berkata, “Dan aku mendengarnya menyebutkan, ‘Maka aku berangkat dan aku keluarkan mereka dari neraka, untuk kemudian aku masukkan mereka ke dalam surga, hingga tidak tersisa dalam neraka selain yang digi ditahan oleh alquran, atau maksudnya ia wajib abadi, kemudian beliau membaca ayat ini ‘(semoga Tuhanmu membangkitkankmu di tempat yang terpuji) ‘ (Qs. Al Isra’: 79). Nabi mengatakan, “Inilah maqam terpuji yang dijanjikan untuk nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kalian.”

(HR. Bukhari: 6886)

Kafir Didalam Al-Quran

Membahas Kata Kafir Didalam Al-Qur’an. Semoga bermanfaat.

اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا سَوَآءٌ عَلَيْهِمْ ءَاَنْذَرْتَهُمْ اَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ  لَا يُؤْمِنُوْنَ

Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, engkau (Muhammad) beri peringatan atau tidak engkau beri peringatan, mereka tidak akan beriman.

(QS. Al-Baqarah: Ayat 6)

اَوْ كَصَيِّبٍ مِّنَ السَّمَآءِ فِيْهِ ظُلُمٰتٌ وَّرَعْدٌ وَّبَرْقٌ  ۚ  يَجْعَلُوْنَ اَصَابِعَهُمْ فِيْۤ اٰذَانِهِمْ مِّنَ الصَّوَاعِقِ حَذَرَ الْمَوْتِ  ؕ  وَاللّٰهُ مُحِيْطٌۢ بِالْكٰفِرِيْنَ

Atau seperti (orang yang ditimpa) hujan lebat dari langit, yang disertai kegelapan, petir, dan kilat. Mereka menyumbat telinga dengan jari-jarinya, (menghindari) suara petir itu karena takut mati. Allah meliputi orang-orang yang kafir.

(QS. Al-Baqarah: Ayat 19)

فَاِنْ لَّمْ تَفْعَلُوْا وَلَنْ تَفْعَلُوْا فَاتَّقُوْا النَّارَ الَّتِيْ وَقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ   ۚ  اُعِدَّتْ لِلْكٰفِرِيْنَ

Jika kamu tidak mampu membuatnya, dan (pasti) tidak akan mampu, maka takutlah kamu akan api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu yang disediakan bagi orang-orang kafir.

(QS. Al-Baqarah: Ayat 24)

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَسْتَحْـيٖۤ اَنْ يَّضْرِبَ مَثَلًا مَّا بَعُوْضَةً فَمَا فَوْقَهَا   ؕ  فَاَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا فَيَعْلَمُوْنَ اَنَّهُ الْحَـقُّ مِنْ رَّبِّهِمْ ۚ  وَاَمَّا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فَيَقُوْلُوْنَ مَاذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِهٰذَا مَثَلًا   ۘ  يُضِلُّ بِهٖ كَثِيْرًا وَّيَهْدِيْ بِهٖ كَثِيْرًا    ؕ  وَمَا يُضِلُّ بِهٖۤ اِلَّا الْفٰسِقِيْنَ ۙ

Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, mereka tahu bahwa itu kebenaran dari Tuhan. Tetapi mereka yang kafir berkata, “Apa maksud Allah dengan perumpamaan ini?” Dengan (perumpamaan) itu banyak orang yang dibiarkan-Nya sesat, dan dengan itu banyak (pula) orang yang diberi-Nya petunjuk. Tetapi tidak ada yang Dia sesatkan dengan (perumpamaan) itu selain orang-orang fasik,

(QS. Al-Baqarah: Ayat 26)

وَاِذْ قُلْنَا لِلْمَلٰٓئِكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّاۤ اِبْلِيْسَ  ؕ  اَبٰى وَاسْتَكْبَرَ  ۖ   وَكَانَ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ

Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam!” Maka mereka pun sujud kecuali iblis. Ia menolak dan menyombongkan diri dan ia termasuk golongan yang kafir.

(QS. Al-Baqarah: Ayat 34)

Hadits Bukhari No. 48

“Apakah iman itu?” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Iman adalah kamu beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, pertemuan dengan-Nya, Rasul-Rasul-Nya, dan kamu beriman kepada hari berbangkit”. (Jibril ‘Alaihis salam) berkata: “Apakah Islam itu?” Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam: “Islam adalah kamu menyembah Allah dan tidak menyekutukannya dengan suatu apapun, kamu dirikan shalat, kamu tunaikan zakat yang diwajibkan, dan berpuasa di bulan Ramadlan”. (Jibril ‘Alaihis salam) berkata: “Apakah ihsan itu?” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Kamu menyembah Allah seolah-olah melihat-Nya dan bila kamu tidak melihat-Nya sesungguhnya Dia melihatmu”. (Jibril ‘Alaihis salam) berkata lagi: “Kapan terjadinya hari kiamat?” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Yang ditanya tentang itu tidak lebih tahu dari yang bertanya. Tapi aku akan terangkan tanda-tandanya; (yaitu); jika seorang budak telah melahirkan tuannya, jika para penggembala unta yang berkulit hitam berlomba-lomba membangun gedung-gedung selama lima masa, yang tidak diketahui lamanya kecuali oleh Allah”. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam membaca: “Sesungguhnya hanya pada Allah pengetahuan tentang hari kiamat” (QS. Luqman: 34). Setelah itu Jibril ‘Alaihis salam pergi, kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata; “hadapkan dia ke sini.” Tetapi para sahabat tidak melihat sesuatupun, maka Nabi bersabda; “Dia adalah Malaikat Jibril datang kepada manusia untuk mengajarkan agama mereka.” Abu Abdullah berkata: “Semua hal yang diterangkan Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam dijadikan sebagai iman.

(HR. Bukhari: 48)