BAHAYA MENAHAN HARTA DARI SEDEKAH

Sedekah tidaklah mungkin mengurangi harta … Yakinlah!
.
Dari Asma’ binti Abi Bakr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padaku,
.
لاَ تُوكِي فَيُوكى عَلَيْكِ
.
Janganlah engkau menyimpan harta (tanpa mensedekahkannya). Jika tidak, maka Allah akan menahan rizki untukmu.”
.
Dalam riwayat lain disebutkan,
.
أنفقي أَوِ انْفَحِي ، أَوْ انْضَحِي ، وَلاَ تُحصي فَيُحْصِي اللهُ عَلَيْكِ ، وَلاَ تُوعي فَيُوعي اللهُ عَلَيْكِ
.
Infaqkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau mensedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan barokah rizki tersebut. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu.” (HR. Bukhari no. 1433 dan Muslim no. 1029, 88)
Hadits ini dibawakan oleh Yahya bin Syarf An Nawawi dalam Riyadhus Shalihin pada Bab “Kemuliaan, berderma dan berinfaq”, hadits no. 559 (60/16).
.
Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah menerangkan hadits di atas dengan mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah mengucapkan sesuatu berdasarkan hawa nafsunya semata. Beliau bersabda,
Sedekah tidaklah mungkin mengurangi harta”. Kalau dilihat dari sisi jumlah, harta tersebut mungkin saja berkurang. Namun kalau kita lihat dari hakekat dan keberkahannya justru malah bertambah. Boleh jadi kita bersedekah dengan 10 riyal, lalu Allah beri ganti dengan 100 riyal.
.
Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,
.
وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
.
Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba’: 39)

Doa Panjang Umur Dan Harta Barokah

Do’a Meminta Panjang Umur dan Banyak Harta
.
اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالِي، وَوَلَدِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أعْطَيْتَنِي وَأطِلْ حَيَاتِي عَلَى طَاعَتِكَ، وَأحْسِنْ عَمَلِي وَاغْفِرْ لِي
.
Allahumma ak-tsir maalii wa waladii, wa baarik lii fiimaa a’thoitanii wa athil hayaatii ‘ala tho’atik wa ahsin ‘amalii wagh-fir lii
.
Artinya: Ya Allah perbanyaklah harta dan anakku serta berkahilah karunia yang Engkau beri. Panjangkanlah umurku dalam ketaatan pada-Mu dan baguskanlah amalku serta ampunilah dosa-dosaku. (HR. Bukhari no. 6334 dan Muslim no. 2480)
.

Bagaimana Hukum Berjilbab Asal Asalan Dan Bikin Vlog Untuk Publik?

Bagaimana dengan mereka yang selfie, membuat vlog dengan hijab yang belum syar’i dan dengan alasan untuk mencari uang?
.
Bismillah Alila coba jawab ya
.
Dear, Hijab itu tidak menentukan kita shalihah atau engga. Tapi yang jelas, jika kita tidak memaknai hijab, artinya kita telah berdosa. Sebab tidak mengikuti syariat.
.
Hijab adalah perintah Allah kepada muslimah untuk menutup auratnya, perintah ini termaktub pada QS. Ahzab ayat 59 (diliiat catatan kakinya ya bahwasannya hijab adalah baju kurung atau baju terusan)
.
Dan Lihat juga QS. An-Nur ayat 33 Allah memerintahkan wanita untuk menggunakan khimar sampe ke dada, dari sini bisa kita simpulkan bahwa jika muslimah yang sejati adalah yang benar-benar taat kepada Allah, melaksanakan perintahnya dan menjauhi laranganNya
.
– berhijab syar’i dan ia menjaga dirinya dengan rasa malunya.
– berhijab syar’i dan tetap cantik tanpa make up.
– berhijab syar’i dan ga suka mengupload foto selfie.
– Melakukan apapum tujuannya. Ridha Allah bukan hanya materi.
.
Maka, muslimah seperti inilah yang bisa di katakn shalihah. Karena dia berhijab dan dia melaksanakan semuanya karena Allah, tidak dengan tujuan lain. Jadi kita sama-sama belajar dari muslimah sejati sperti yang dicontohkan di atas ya dear..
Kenalilah perilaku dan akhlak muslimah yang Allah suka, bukan dari wanita yang berhijab tapi tidak memaknai hijabnya, dan berambisi mencari harta dengan melupakan Rasa malu yang ada pada dirinya.
Ketahuilah, yang demikian sebenarnya telah melanggar syariat dan sedang mempermalukan dirinya sendiri.
.
#IslamMemuliakanku

Berharganya Ilmu Dibanding Harta • Fatwa NU

Berharganya Ilmu Dibanding Harta • Fatwa NU

Kepada sahabatnya yang bernama Kumail, Ali bin Abi Thalib mengatakan:

يَا كُمَيْلُ، اَلْعِلْمُ خَيْرٌ مِنَ الْمَالِ
.
“Wahai Kumail, ilmu itu lebih baik daripada harta benda.” .
اَلْعِلْمُ يَحْرُسُكَ وَأَنْتَ تَحْرُسُ الْمَال
.
َ “Ilmu akan menjagamu, sementara engkau akan menjaga harta.”
.
وَالْعِلْمُ حَاكِمٌ وَالْمَالُ مَحْكُوْمٌ عَلَيْه
.
ِ “Ilmu akan menjadi hakim (pemutus), sementara harta akan menjadi sesuatu yang dihakimi (diputuskan).” .
وَالْمَالُ تَنْقُصُهُ النَّفَقَةُ وَالْعِلْمُ يَزْكُوْ بِالْإِنْفَاق
.
ِ “Harta akan berkurang sebab digunakan, sementara ilmu akan bertambah bila diberikan atau diamalkan.” .
.
Lebih jauh Sahabat Ali bin Abi Thalib mendendangkan syair:
.
مَا الْفَخْرُ إِلَّا لِأَهْلِ الْعِلْمِ إِنَّهُمْ  #  عَلَى الْهُدَى لِمَنِ اسْتَهْدَى أَدِلَّاءُ .
“Tidak ada kebanggaan kecuali bagi orang-orang yang punya ilmu, mereka menjadi petunjuk bagi orang yang meminta ditunjukkan.”
.
وَقَدْرُ كُلِّ امْرِىءٍ مَا كَانَ يُحْسِنُهُ  #  وَالْجَاهِلُوْنَ لِأَهْلِ الْعِلْمِ أَعْدَاءُ .
“Derajat setiap orang adalah dapat memperbaiki sesuatu, sementara orang-orang bodoh memusuhi orang-orang yang berilmu.” .
فَفُزْ بِعِلْمٍ تَعِشْ حَيّاً بِهِ أَبَداً  #  اَلنَّاسُ مَوْتَى وَأَهْلُ الْعِلْمِ أَحْيَاءُ
.
Maka menangkanlah dengan ilmu. Dengan ilmu engkau akan hidup selama-lamanya. Semua manusia akan mati, sementara orang berilmu akan tetap hidup.
.
***
.

.
#nahdlatululama #nuonline #nuonline_id #ilmu

Jangan Berebut Harta Dan Tahta • Umat Muhammadiyah

Jangan Berebut Harta Dan Tahta • Umat Muhammadiyah

Jangan sampai harta menjadi sebuah masalah yang menimbulkan pertengkaran dan perselisihan, kita harus menghindari itu semua.
.
.
#muhammadiyah #lensamu #takwa #iman #istiqomah #berkah #allahuakbar #alhamdulilah #islam #nasehat #muhasabah #islam #pencerahan #gerakanpembaruan #muhammadiyahgerakanku #ayatsuci #kekuatanalquran #teladan #petuahhidup #petunjukAllah #nasehat #berkemajuan #akhlakulkarimah #taat #hadist #kebaikanislam #muhasabah #ayojadibaik #hijrah

Harta Yang Paling Berharga • Umat Muhammadiyah

Harta Yang Paling Berharga • Umat Muhammadiyah

Harta yang berharga itu bukan materi-materi dunia yang pasti akan lenyap. Melainkan lisan yang senantiasa berdzikir dan  hati yang senantiasa bersyukur. .
.
#muhammadiyah #lensamu #takwa #iman #istiqomah #berkah #allahuakbar #alhamdulilah #islam #nasehat #muhasabah #islam #pencerahan #gerakanpembaruan #muhammadiyahgerakanku #ayatsuci #kekuatanalquran #teladan #petuahhidup #petunjukAllah #nasehat #berkemajuan #akhlakulkarimah #taat #hadist #kebaikanislam #muhasabah #ayojadibaik #hijrah

Harta Akan Menjadi Saksi Keserakahan Manusia Di Akhirat Kelak

Telah menceritakan kepadaku Ali bin Hujr telah mengabarkan kepada kami Isma’il bin Ibrahim dari Hisyam, saudaranya Dastawa`i dari Yahya bin Abu Katsir dari Hilal bin Abu Maimunah dari Atha` bin Yasar dari Abu Sa’id Al Khudri ia berkata; Suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam duduk di atas mimbar, sedangkan kami duduk di sekeliling beliau. Kemudian beliau bersabda: “Yang aku khawatirkan terhadap kamu semua sepeninggalku kelak, ialah karunia Allah terhadap kalian berupa harta benda perhiasan dunia.”

Lalu seorang laki-laki bertanya, “Mungkinkah sesuatu yang baik mendatangkan keburukan, wahai Rasulullah?” Mendengar pertanyaan itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam terdiam.

Kemudian dikatakanlah kepada sahabat yang bertanya tadi, “Bagaimana pendapatmu, kamu bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, namun beliau tidak menjawab pertanyaanmu?” Laki-laki itu menjawab, “Aku mengira, mungkin wahyu sedang diturunkan kepada beliau.”

Setelah sadar kembali, beliau menghapus keringat beliau, lalu bersabda: “Sesungguhnya penanya ini (adalah penanya yang cerdas) ” -beliau mengucapkannya dengan sikap seperti memuji-. Kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya kebaikan itu tidak akan mendatangkan keburukan.

Tetapi apa yang ditumbuhkan di musim hujan, kadang-kadang dapat membunuh atau menyakitkan. Kecuali bagi pemakan sayur-sayuran yang memakan hanya sampai kenyang, kemudian dia menghadap ke matahari, lalu buang air besar atau kecil, sesudah itu barulah ia makan kembali. Sesungguhnya harta benda dunia itu kelihatannya hijau dan manis.

Tetapi sebaik-baik harta seorang muslim, ialah yang disedekahkannya kepada orang miskin atau kepada anak yatim atau ibnu sabil (seorang yang sedang melakukan perjalanan).” Atau seperti yang disabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Siapa yang memperoleh harta dengan tidak halal, maka ia seperti seorang yang makan namun tidak pernah merasa kenyang (puas). Sedangkan harta itu akan menjadi saksi bagi keserakahannya kelak di hari kiamat.”

HR. Muslim

Mencari Rezeki Yang Halal • Aulia Izzatunisa

Dari Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh sangat beruntung seorang yang masuk Islam, kemudian mendapatkan rizki yang secukupnya dan Allah menganugrahkan kepadanya sifat qana’ah (merasa cukup dan puas) dengan rezki yang Allah berikan kepadanya.” (HR. Muslim no. 1054)

Hadits yang mulia menunjukkan besarnya keutamaan seorang muslim yang memiliki sifat qana’ah. (Syarhu shahiihi Muslim imam an-Nawawi 7/145)

Karena dengan itu semua dia akan meraih kebaikan dan keutamaan di dunia dan akhirat, meskipun harta yang dimilikinya sedikit. (Faidhul Qadiir 4/508)

Beberapa faidah penting yang terkandung dalam hadits ini

Arti qana’ah adalah merasa ridha dan cukup dengan pembagian rizki yang Allah Ta’ala berikan. (Faidhul Qadiir 4/508

Sifat qana’ah adalah salah satu ciri yang menunjukkan kesempurnaan iman, karena sifat ini menunjukkan keridhaan orang yang memilikinya terhadap segala ketentuan dan takdir Allah, termasuk dalam hal pembagian rizki. (Fiqhul asma-il husna hal. 81

Yang dimaksud dengan rizki dalam hadits ini adalah rizki yang diperoleh dengan usaha yang halal, karena itulah yang dipuji dalam Islam. (Faidhul Qadiir” (4/508)

Menghalalkan Ghanimah

Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib Muhammad bin Al ‘Ala telah menceritakan kepada kami Ibnu Mubarak dari Ma’mar. (dalam riwayat lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rafi’ sedangkan susunan redaksi hadits ini berasal dari dia, telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq telah mengabarkan kepada kami Ma’mar dari Hammam bin Munabbih dia berkata, “Ini adalah beberapa hadits yang pernah diceritakan oleh Abu Hurairah kepada kami dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu dia menyebutkan beberapa hadits yang di antaranya adalah, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Dulu ada seorang Nabi dari para Nabi yang hendak berperang, lalu dia berkata kepada kaumnya: ‘Janganlah ikut serta berperang bersamaku, yaitu orang yang telah menikah dan ingin menggauli isterinya, orang-orang yang sedang membangun rumah dan ia belum sempat menaikkan atapnya, atau orang yang telah membeli seekor kambing atau seekor unta bunting, sementara ia tengah menunggu kelahiran anak ternak tersebut’. Lalu Nabi tersebut berangkat berperang, menjelang waktu Ashar, ia telah sampai di suatu perkampungan, lalu dia berkata kepada Matahari: ‘Hai Matahari, kamu diperintah dan aku pun diperintah’. Setelah itu dia berdo’a: ‘Ya Allah, hentikanlah laju putaran matahari demi kepentingan urusanku’. Lalu matahari pun berhenti, hingga Allah dapat memenangkan mereka atas musuhnya. Setelah harta rampasan perang terkumpul menjadi satu, tiba-tiba api yang ingin menyambar harta rampasan tersebut tidak jadi menyambarnya. Lantas Nabi tersebut berkata, ‘Di antara kalian pasti ada yang menyembunyikan harta rampasan, maka hendaklah setiap orang dari berbagai kabila berbaiat kepadaku!. Maka, mereka pun berbaiat kepada Nabi tersebut dengan menjabat tangannya. Lalu dia berkata lagi, ‘Di antara kalian pasti ada yang menyembunyikan harta rampasan, hendaknya setiap kabilah berbaiat kepadaku!. lalu dia menjabat tangan dua orang laki-laki atau tiga orang laki-laki sekaligus, lantas Nabi tersebut berkata, ‘Kalian telah menyembunyikan harta rampasan’.” Rasulullah melanjutkan: “Setelah itu mereka mengeluarkan seonggok emas sebesar kepala sapi dan menyerahkan kepada Nabi tersebut, lalu dia meletakkanya pada tumpukan harta rampasan yang berada di atas bukit. Tidak lama kemudian, api datang melahap harta rampasan tersebut.” Setelah itu beliau bersabda: “Harta rampasan perang itu sama sekali tidak dihalalkann bagi salah seorang sebelum kita, karena Allah mengetahui kelemahan dan kekurangan kita, akhirnya Allah menghalalkannya atas kita.”

HR. Muslim

Iri Yang Dibolehkan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak diperbolehkan iri kecuali dalam dua hal, seseorang yang Allah memberinya harta, lantas ia belanjakan untuk al haq, dan seseorang yang Allah beri hikmah, kemudian ia pergunakan untuk memutuskan hukum dan ia ajarkan.”

HR. Bukhari