Pindah Kiblat Dari Baitul Maqdis Ke Baitullah

Pindah Kiblat Dari Baitul Maqdis Ke Baitullah

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah telah menceritakan kepada kami Abu al-Ahwash dari Abu Ishaq dari al-Bara’ bin ‘Azib dia berkata,

“Aku shalat bersama Nabi Shallallahu’alaihiwasallam menghadap Baitul Maqdis selama enam belas bulan hingga turun ayat tersebut yang ada dalam surat al-Baqarah, “Dan di mana pun kamu berada maka palingkanlah wajah-wajahmu ke arahnya.” (QS.Albaqarah 124),

ayat tersebut turun setelah Nabi Shallallahu’alaihiwasallam shalat, lalu seorang laki-laki dari suatu kaum bertolak pergi, lalu dia berjalan bersama beberapa manusia dari kalangan Anshar, dan mereka shalat, lalu beliau menceritakannya kepada mereka, maka mereka menghadapkan wajah-wajah mereka ke Baitullah.”

HR. Muslim

Thawaf Di Baitullah

Telah menceritakan kepada kami Al ‘Abbas bin ‘Utsman Ad Dimasyqi; telah menceritakan kepada kami Al Walid bin Muslim dari Malik bin Anas dari Ja’far bin Muhammad dari Ayahnya dari Jabir radliallahu ‘anhu, ia berkata; “Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam selesai melaksanakan Thawaf di Baitullah, maka beliau mendatangi Maqam Ibrahim. Kemudian ‘Umar radliallahu ‘anhu bertanya; ‘Wahai Rasulullah, apakah ini maqam bapak kita (Ibrahim ‘Alaihis Salam) yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah sebutkan dalam firman-Nya: ‘Dan jadikanlah sebagian dari Maqam Ibrahim sebagai tempat shalat.’ (Qs. Al Baqarah 2:125)” Al Walid berkata; ‘Aku bertanya kepada Malik; ‘Beginikah Umar membacanya; ‘Dan jadikanlah sebagian dari Maqam Ibrahim sebagai tempat Shalat? ‘ Malik menjawab; ‘Ya.’

HR. Ibnu Majah