banyak ikhwan ikhwan yang sudah mengaku sering ikut kajian tapi masih getol dalam pacaran masih suka ngechat wanita yang haram untuknya
masih suka melikes postingan wanita yang tidak menutup aurat
masih suka memfollow wanita wanita sexy cantik nan aduhai
.
ketahuilah ukhti
ikhwan yang mengaku taat pada agama pasti tidak akan berani menghubungi mu kecuali ada keperluan khusus itu pun tidak sampai berlarut dan berujung menjadi “ohya kamu lagi apa?”
tidak akan berani mengajak kamu “pacaran” karna dia tahu bahwa islam tidak mengenal pacaran
ikhwan yang taat
tidak membuat wanita berlarut larut dalam chatting yang tidak bermanfaat
dan ikhwan yang taat
tau batasan2 yang di lakukan terhadap wanita di media sosial apalagi “berpacaran”
karna ikhwan yang taat tidak akan minta “pap” tapi ia akan minta “alamat rumahmu dan mendekati orang tuamu”
.
nun mati bertemu ba adalah iqlab aku dan kamu haruslah ijab.
.
yuk tinggalkan itu semua karna Allah senantiasa menunggu taubat kita dan Allah tidak akan melihat masa lalu kita
kalau pernah seperti itu mulai sekarang stop.
.
kalau rasanya sudah tertarik bangett pinjam namanya tikung di 1/3 malam dan sebut namanya “yaAllah Raisa yaAllah”
.
“yaAllah tah eta nu nyarande dina tiang masjid”
.
“yaAllah ta eta nu ketawa na di tutupi ku kerudung na “
.
“yaAllah ta eta nu
fotona miring”
.
“yaAllah ta eta nu keur maca postingn ieu”
.
karna cara bercinta yang asik itu di doa masbro
senjata yang tak pernah melesat hanyalah Do’a.
dan dakwah paling berat adalah ketika kita menyebut nama , yang tidak tahu kalau namanya kita sebut.
.
jadi yakin ya yang ngatur jodoh mu itu Allah, serahkan semuanya sama Allah.
Author: Maya Leana
Muhammadiyah Tidak Bermazhab • Aulia Izzatunisa
Kita itu tidak perlu bermahdzab
Kalau kita pilih dari 1 imam 4 mahdzab maka itu kesalahan
Kalau kita bermahdzab tentunya hanya mengikuti 1 petunjuk saja dari mahhdzab itu maka ini akan jadi perselisihan .
#contoh di indonesian banyak memakai mahdzab syafi’i dan mereka tetap pakai ilmu ilmu serta hadits cuma milik imam syafi’i
Padahal kata imam syafi’i bila pendapatku menyelisihi rasul maka buang lah jauh jauh jangan di gunakan …………… Tapi mereka yg bermahdzab syafi’i semuanya di pakai walaupun itu menyelisihi rasul karna hawa nafsu nya mereka .
Orang orang terdahulu sebelum ada imam 4 mahdzab apakah pada zaman khulafur Rasyidin caranya bermahdzab …?? Tentu tidak …!
Orang orang dahulu mengukur kebenaran itu memilih hadits yg kuat dengan Al Quran dan As sunnah dan mengambil pendapat nya dari siapapun bukan hanya pada golongan .
Tapi umat islam sekarang cuma pada 1 mahdzab …. Dan hadits dhoif pun di pakai bahkan menyelisihi mahdzab nya sendiri
Jangan Menghina Pemimpin, Walau Dia Buruk • Aulia Izzatunisa
#Jangan Menghina Pemimpin MU !!!
Tahu kah anda bahwa pemimpin itu cerminan dari Rakyatnya..
Allah ﷻ berfirman yang artinya;
“Dan demikianlah Kami jadikan sebahagian orang-orang yang zalim itu menjadi teman bagi sebahagian yang lain disebabkan apa yang mereka usahakan.”
[QS. Al An’am : 129]
Apabila rakyat menginginkan terbebas dari kezholiman seorang pemimpin, maka hendaklah mereka meninggalkan kezholiman.
(Syarh Aqidah Ath Thohawiyah, hal. 381, Darul ‘Aqidah).
Rasulullah ﷺ telah berpesan kepada kita umat akhir zaman;
“Saya memberi wasiat kepada kalian agar tetap bertaqwa kepada Allah ‘azza wa jalla, tetap mendengar dan ta’at walaupun yang memerintah kalian seorang hamba sahaya (budak)”.
[HR. Abu Daud dan At Tirmidzi, Hadits Hasan Shahih].
Beliau ﷺ juga bersabda,
“Nanti setelah aku akan ada seorang pemimpin yang tidak mendapat petunjukku (dalam ilmu, pen) dan tidak pula melaksanakan sunnahku (dalam amal, pen). Nanti akan ada di tengah-tengah mereka orang-orang yang hatinya adalah hati setan, namun jasadnya adalah jasad manusia. “
Aku berkata, “Wahai Rasulullah, apa yang harus aku lakukan jika aku menemui zaman seperti itu?”
Beliau ﷺ bersabda, ”Dengarlah dan ta’at kepada pemimpinmu, walaupun mereka menyiksa punggungmu dan mengambil hartamu. Tetaplah mendengar dan ta’at kepada mereka.”
[HR. Muslim no. 1847. Lihat penjelasan hadits ini dalam Muroqotul Mafatih Syarh Misykah Al Mashobih, 15/343, Maktabah Syamilah].
Dalam hadits ‘Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah ﷺ bersabda;
“Sesungguhnya sepeninggalanku akan terjadi Atsarah (para penguasa mementingkan diri mereka dengan urusan dunia dan tidak memberikan hak-hak rakyat).
Dan banyak perkara yang kalian ingkari.
Mereka (sahabat) bertanya : Ya Rasulullah apa yang engkau perintahkan pada kami!
Beliau ﷺ menjawab :
Tunaikanlah hak (mereka) yang wajib atas kalian dan mintalah hak kalian pada Allah.
[HR. Al-Bukhari dan Muslim].
Seorang da’i saat ini berkata,
أَقِيْمُوْا دَوْلَةَ الإِسْلاَمِ فِي قُلُوْبِكُمْ، تَقُمْ لَكُمْ عَلَى أَرْضِكُمْ
“Tegakkanlah Negara Islam di dalam hati kalian, niscaya negara Islam akan tegak di bumi kalian.”
Bukanlah jalan melepaskan diri dari kezoliman penguasa adalah dengan mengangkat senjata melalui kudeta yang termasuk bid’ah pada saat ini.
Menghina, bahkan menghasut kepada pemberontakan.
Hal semacam ini telah menyelisihi nash-nash yang memerintahkan untuk merubah diri sendiri terlebuh dahulu dan membangun bangunan dari pondasi (dasar).
Allah Ta’ala berfirman,
“Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.”
[QS. Al Hajj : 40].
Jalan keluar dari kezholiman penguasa –di mana kulit mereka sama dengan kita dan berbicara dengan bahasa kita- adalah dengan :
1. Bertaubat kepada Allah Ta’ala
2. Memperbaiki aqidah
3. Mendidik diri dan keluarga dengan ajaran Islam yang benar.
(At Ta’liqot Al Atsariyah ‘alal Aqidah Ath Thohawiyah li Aimmati Da’wah Salafiyah, 1/42, Maktabah Syamilah)
Ulama Tabi’in Fudhail bin Iyadh rahimahullah berkata:
“Seandainya aku memiliki suatu doa yang pasti dikabulkan (mustajabah) niscaya akan aku peruntukkan untuk penguasa, karena baiknya seorang penguasa berarti baiknya negeri dan rakyat.
[Siyar A’alam An Nubala’ oleh Adz Dzahaby, 8/434].
Masya Allah inilah akhlaq yang mulia. Selalu mentaati pemimpin selain dalam hal maksiat.
Dengan inilah akan tercipta kemaslahatan di tengah-tengah kaum muslimin.
Bukan menyebarkan keburukan2 pemimpin.
Perhatikan perkataan berikut ini,
Ziyad bin Kusaib Al-Adawi pernah berkata:
“Saya pernah bersama Abu Bakrah di bawah mimbar Ibnu Amir yang sedang berkhutbah sambil mengenakan pakaian tipis
Abu Bilal berkata: Lihatlah pemimipin kita, dia mengenakan pakaian orang-orang fasiq.
Abu Bakrah menegurnya seraya berkata: Diamlah, saya mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barangsiapa yang menghina pemimpin di muka bumi, niscaya Allah akan menghinakannya“”
[Lihat Shahih Sunan Tirmdzi: 1812 oleh Al-Albani].
Imam Dzahabi berkata: “Abu Bilal namanya adalah Mirdas bin Udiyyah, seorang khawarij tulen.
[Siyar A’lam Nubala’14/508]
Semoga Allah selalu memperbaiki keadaan pemimpin kita. Amin Ya Robbal ‘Alamin.
Keistimewaan Anak Perempuan • Aulia Izzatunisa
Seseorang yang mendidik anaknya dengan baik dan menyayangi mereka, terutama anak perempuan, maka akan mendapatkan keutamaan yang besar. Dengan didikan dan kasih sayang bisa mengantarkan orang tuanya masuk surga dan terselamatkan dari siksa neraka.
–
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Ada seorang wanita masuk ke tempatku dan bersamanya ada dua anak gadisnya. Wanita itu meminta sesuatu. Tetapi aku tidak menemukan sesuatu apa pun di sisiku selain sebiji kurma saja. Lalu aku memberikan padanya. Kemudian wanita tadi membaginya menjadi dua untuk kedua anaknya itu, sedangkan ia sendir tidak makan sedikit pun dari kurma tersebut. Setelah itu ia berdiri lalu keluar.
.
Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk ke tempatku, lalu saya ceritakan hal tadi kepada beliau. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda, “Barangsiapa yang diberi cobaan sesuatu karena anak-anak perempuan seperti itu, lalu ia berbuat baik kepada mereka maka anak-anak perempuan tersebut akan menjadi penghalang untuknya dari siksa neraka.” (HR. Bukhari no. 5995 dan Muslim no. 2629)
–
Apa alasannya kenapa sampai Islam lebih perhatian pada pendidikan anak perempuan? Ada beberapa alasan di sini:
.
1. Karena ada sebagian orang yang kurang suka dengan anak perempuan seperti pada masa Jahiliyyah sebelum Islam. Itulah mengapa sampai disebut dalam hadits yang dikaji ini, anak wanita itu adalah ujian karena umumnya banyak yang tidak suka. Sebagaimana diterangkan pula mengenai keadaan orang musyrik. Allah Ta’ala berfirman, “Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah.” (QS. An Nahl: 58).
.
2. Nafkah yang diberikan pada perempuan lebih banyak.
.
3. Mendidik anak perempuan lebih susah.
.
4. Pendidikan yang baik pada anak perempuan akan membuat mereka mewariskan didikan tersebut pada anak-anaknya nanti dan wanita itulah yang bertindak sebagai pendidik di rumah.
.
Silakan dishare, semoga bermanfaat : )
.
==========
Cara Menjemput Hidayah Allah • Aulia Izzatunisa
# Cara Menjemput
Hidayah Allah #
.
1. Slalu BERDOA pd Allah
.
2. Bersahabat dg Orang Shalih
.
3. Telusuri-baca-hayati dan amalkan isi sumber dari Hidayah
.
4. Pupuk jiwa dengan ilmu dan ajaran Islam
.
.
Siapa generasi yg lebih baik?
.
Abu Ubaidah bin Jarrah ra yang berkata “Wahai Rasulullah SAW adakah orang yang lebih baik dari kami? Kami memeluk Islam dan berjihad bersama Engkau”. Beliau SAW menjawab “Ya ada, yaitu kaum yang akan datang setelah kalian, yang beriman kepadaku padahal mereka tidak melihatku”.
(HR.Ahmad)
.
Tanda Hati Yang Mati • Aulia Izzatunisa
10 TANDA HATI YANG MATI ADALAH :
1. Kita mengaku mencinta kenal dan cinta ALLAH Subhanahu wa t’ala, tapi tidak menunaikan haknya.
2. Kita mengaku cinta Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam, tapi mengabaikan Sunnahya.
3. Kita membaca Al Qura’an, tapi tidak beramal dengan hukuman – hukuman di dalamnya.
4. Kita memakan nikmat ALLAH Subhanahu wa ta’ala, tapi tidak mensyukur pemberiaNya.
5. Kita mengaku musuh syetan, tapi kita sering mengitunya.
6. Kita mengakui nikmat Syurga, tapi tidak beramal untuk mau mendapatkanya.
7. Kita mengaku adanya Siksa Neraka, tapi tidak berusaha untuk menjauhkanya.
8. Kita mengakaui bahwa kematian akan datang setiap jiwa, tapi tidak berusaha untuk mempersiapkan Bekal ( amal sholeh )
9. Kita sibuk membuka aib orang lain, tapi tidak pernah mengingat aib akan diri sendiri.
10. Kita menghantar dan menguburkan jenazah, tapi tidak mengambil hikmah darinya.
Sumber ( Nasehat Islam dan Islam itu Indah )
# Na’audzubillah minn dZalik
# Subhanakallahumma wa bihamdika asyhadu allaa ilaaha illaa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik.
Kemuliaan Wanita adalah Dirumah • Aulia Izzatunisa
KEMULIAAN WANITA DIRAIH DIDALAM RUMAHNYA.
.
.
Wahai saudariku Muslimah, sungguh Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah mengkhususkan ayat ini untuk kalian :
“Dan hendaklah kalian tetap berada didalam rumah-rumah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang Jahiliyah terdahulu.” (Al-Ahzab:33)
Jika wanita keluar rumah untuk kepentingan maka dia wajib berpegang teguh dengan aturan dan adab syariat Islam.
Termasuk perbuatan tabarruj yang terlarang adalah membuka aurat, menampakkan keindahan dan perhiasan, memakai parfum, berdandan, dan menimbulkan fitnah serta menggoda pandangan laki-laki.
🚫 Ini semua merupakan perbuatan jahiliyah orang-orang terdahulu yang apabila wanita melakukannya akan jatuh dan rendah harga dirinya.
Wal’iyadzubillah.
.
.
NOTE :
Termasuk dalam hal ini wanita-wanita yang sudah berhijab lengkap lagi tertutup rapat tapi masih gemar travelling bersama kawan lawan jenis, foto-foto narsis, lebih mirisnya lagi diunggah disosial media (menggoda pandangan laki-laki).
.
.
Saudariku.
Ngajinya dibanyakin ya. Terkhusus tentang manhaj dan aqidah. Jangan sibuk endorse, ngoleksi baju dan kelayapan kemana-mana.
Semoga tersinggung dan segera menjemput hidayah-Nya. Aamiin
Menyerupai Orang Kafir
JENIS-JENIS TASYABBUH (MENGIKUTI / MENYERUPAI ORANG KAFIR) PADA MALAM TAHUN BARU MASEHI :
1. Perayaan Tahun Baru : Ritual Kekafiran
2. Meniup Terompet : Kafir Yahudi
3. Menyalakan Kembang Api / Petasan dll : Kafir Majusi
4. Membunyikan Lonceng (Detik Pergantian Tahun) : Kafir Nashrani
5. Memakai Topi Kerucut (Sanbenito) : Simbol Kemurtadan
6. Ritual Sex / Cinta Satu Malam / Mut’ah / Menyewa Wanita Malam : Kafir Syi’ah
7. Acara Bakar Bakar Ayam / Jagung dll : Ikut Merayakan Ritual Kekafiran
8. Nonton Acara Konser Malam Tahun Baru : Ikut Merayakan Ritual Kekafiran
9. Ikut Turun Ke Jalan / Lihat Kemeriahan Acara Pergantian Tahun : Ikut Merayakan Ritual Kekafiran
10. Dan lain lain
Merayakan Tahun Baru dan Melaksanakan Salah Satu / Semua Point diatas adalah Tasyabbuh kepada Orang Orang Kafir.
Itu artinya Jika Antum Sebelumnya adalah Muslim maka setelah melakukan Point Point diatas maka Antum :
1. Melakukan Dosa Besar
2. Jatuh kepada Pembatal Keislaman / Murtad
3. Kafir / Menolak Ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam untuk Tidak Tasyabbuh kepada Kaum Kafir
Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad 2: 50 dan Abu Daud no. 4031. Syaikhul Islam dalam Iqtidho‘ 1: 269 mengatakan bahwa sanad hadits ini jayyid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih sebagaimana dalam Irwa’ul Gholil no. 1269)
Dari ‘Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْسَ مِنَّا مَنْ تَشَبَّهَ بِغَيْرِنَا
“Bukan termasuk golongan kami siapa saja yang menyerupai selain kami” (HR. Tirmidzi no. 2695. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). Sebagai Muslim maka Kita harus menjauhi semua point diatas untuk menjaga Tauhid dan Iman kita
Jazaakillahu Khairan
Sumber : #Islam_Kaaffah_Ala_Minhajin_Nubuwah
Terompet Adalah Kebiasaan Yahudi
Dari Abu ‘Umair bin Anas dari bibinya yang termasuk shahabiyah anshar, “Nabi memikirkan bagaimana cara mengumpulkan orang untuk shalat berjamaah. Ada beberapa orang yang memberikan usulan. Yang pertama mengatakan, ‘Kibarkanlah bendera ketika waktu shalat tiba. Jika orang-orang melihat ada bendera yang berkibar maka mereka akan saling memberi tahukan tibanya waktu shalat’. Namun Nabi tidak menyetujuinya. Orang kedua mengusulkan agar memakai terompet. Nabi pun tidak setuju, beliau bersabda, ‘Membunyikan terompet adalah perilaku orang-orang Yahudi.’ Orang ketiga mengusulkan agar memakai lonceng. Nabi berkomentar, ‘Itu adalah perilaku Nasrani.’ Setelah kejadian tersebut, Abdullah bin Zaid bin Abdi Rabbihi pun pulang.”(HR. Abu Daud, no.498 dan Al-Baihaqi, no.1704)
.
Setelah menyebutkan hadis di atas, Syaikhul islam mengatakan, “Bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau tidak suka dengan terompet gaya yahudi yang ditiup, beliau beralasan, itu adalah kebiasaan Yahudi…_ (Iqtidha’ Shirat al-Mustaqim, Hal.117 – 118)
.
📚Berdasarkan keterangan di atas, dapat disimpulkan bahwa terompet termasuk benda yang tidak disukai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam karena meniru kebiasaan orang Yahudi. Seorang yang mencintai Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam tentunya akan lebih memilih petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari pada petunjuk Yahudi.
.
Membunyikan terompet tahun baru??? Telah ditegaskan bahwa tahun baru termasuk hari raya orang kafir.Sementara itu, semua orang sadar bahwa membunyikan terompet tahun baru, hakikatnya adalah turut bergembira dan merayakan kedatangan tahun baru. Dan sikap semacam ini tidak dibolehkan. Seorang mukmin yang mencintai agamanya, dan membenci ajaran kekafiran akan berusaha menghindarinya semaksimal mungkin.
.
📕Dengan demikian, membunyikan terompet di tahun baru berarti melakukan dua pelanggaran; pertama, membunyikan terompet itu sendiri, yang ini merupakan kebiasaan dan ajaran orang Yahudi dan kedua, perbuatan ini termasuk turut memeriahkan hari raya orang kafir.
.
.
ust. Ammi Nur Baits
Berpakaian Tapi Telanjang • Aulia Izzatunisa
Berpakaian Tapi Telanjang
Menutup aurat bukan membungkus aurat
Kalo hanya membungkus aurat, cat women juga bisa😌
Menutup aurat itu,
Menggunakan pakaian yang longgar, tidak menerawang tidak pula ketat.
Kerudung yang lebar tidak dililitkan(bisa nyekek leher😂)
“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim)
Jika mengaku MUSLIMAH,maka taatilah syari’atnya👆
ISLAM mmg keras dengan aqidah…
Masuk Syurga itu sangat mudah bagi wanita, tp kebanyakan mereka tdk sadar lebih memilih Neraka..
Astaghfirullah Wa Atubu Ilaih…
#MuhasabahDiri